FUNDAMENTAL NEWS
Faktor Fundamental yang mempengaruhi Fluktuasi Mata Uang (Forex) ialah faktor Politik, Ekonomi, Sosial dan faktor lainnya yang menyangkut stabilitas di negara tersebut. Pada prinsipnya jika ada masalah Politik/keributan/perang/kudeta yang terjadi selain di US akan menguatkan US$ dengan statusnya sebagai “Save Heaven Currency“.
SENTIMENT PASAR
Dengan banyaknya faktor Fundamental yang ada setiap hari, maka dibutuhkan kejelian para trader untuk melihat dan mengantisipasi faktor Fundamental mana yang akan cenderung mendominasi pergerakan pasar dengan segala alasannya. Hal ini disebut dengan Sentiment Pasar. Dengan adanya data perekonomian yang ada tidak mutlak akan selalu sejalan dengan pergerakan fluktuasi harga dalam pasar Forex, tergantung bagaimana pasar menilai dan menanggapinya. Suatu saat dapat terjadi bahwa GNP US naik dari bulan sebelumnya namun justru US$ bergerak melemah dengan alasan yang ada.
BALANCE OF PAYMENT
Merupakan rekor yang sistematis dari transaksi perekonomian dalam jangka waktu yang ditentukan antara penduduk suatu negara dengan masyarakat dunia lainnya, dalam hal ini termasuk pendapatan sumber DEVISA yang real (perubahan yang terjadi atas asset dan hutang/kewajiban yang dihasilkan dari transaksi ekonomi). Transaksi ekonomi yang ada digolongkan dalam beberapa kelompok sehingga dapat dilihat jelas komponen yang termasuk atas necara perdagangan dan neraca berjalan. Dalam penggunaan yang umum BALANCE OF PAYMENT dapat berarti balance of payment yang sebenarnya (CURRENT ACCOUNT).
BUSINESS INVENTORY
Merupakan barang-barang hasil produsen pada suatu negara yang tidak terjual. Hasil data tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran atas permintaan. Untuk masa sekarang ini serta perkiraan untuk tingkat produksi dalam bulan mendatang tingkat inventory yang tinggi merupakan gambaran dari rendahnya permintaan pada bulan lalu dan sebaliknya.
CAPITAL ACCOUNT
Merupakan semua mata uang asing dikurangi dengan pembayaran untuk keperluan transaksi, baik jangka panjang maupun jangka pendek yang berbau finansial dalam arti investasi yang ada dalam bentuk fisik, saham serta deposit uang untuk jangka waktu pendek.
CONSUMER CONFIDENT
Merupakan index yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepercayaan konsumen dan masyarakat bisnis pada suatu negara. Menyangkut antusias masyarakat dalam
spending serta antusias produsen untuk investasi dan ekspansi. Index dibawah 50 % adalah merupakan tipikal dari perekonomian suatu negara yang masih dalam keadaan melamban sementara diatas 50 % dinilai sebagai ekonomi yang berkembang. Index ini ditentukan berdasarkan survey yang dilakukan atas sejumlah orang menyeluruh pada suatu negara bagian dan golongan masyarakat (Conference Board) di US. Di Jepang hal ini dilaporkan dalam laporan triwulan oleh BOJ dan dinamakan TANKAN.
Dampaknya : CONSUMER CONFIDENT MENINGKAT, US$ MENGUAT
CONSUMER PRICE INDEX (CPI)
Index yang merupakan ukuran atas biaya hidup (Cost of Living). Data tersebut merupakan ukuran atas adanya perubahan jumlah harga barang tertentu (kebutuhan pokok utama masyarakat). Index ini biasanya dipergunakan untuk ukuran tingkat INFLASI suatu negara.
Dampaknya : CPI TURUN, US$ MENGUAT
CURRENT ACCOUNT
Merupakan neraca terakhir ( NBT ) dari pembayaran dan permintaan internasional dari suatu negara yang didapatkan dari Eksport dan Import barang termasuk jasa unilateral transfer, namun tidak untul Capital Flows.
DURABLE GOODS ORDERS
Merupakan bagian dari Factory Orders yang terbatas atas barang-barang tahan lama, seperti mesin mobil, pesawat dll. Dibedakan atas militer dan non militer.
Dampaknya : DURABLE GOODS ORDERS MENINGKAT US$ MENGUAT
FACTORY ORDERS
Merupakan total order pembelian yang baru dan yang diterima oleh para produsen dalam jangka waktu tertentu ( biasanya dalam sebulan ). Dari data tersebut dapat diamati bagaimana para dealer dan produsen untuk menentukan kapasitas produksinya dalan bulan mendatang. Data tersebut juga dipergunakan sebagai indikasi untuk pertumbuhan ekonomi dalam bulan mendatang ataupun dalam minggu-minggu mendatang.
Dampaknya : FACTORY ORDERS MENINGKAT, US$ MENGUAT
GROSS DOMESTIC PRODUCT ( GDP )
Merupakan nilai total output suatu negara (pendapatan serta pengeluaran) dalam batasan pendapatan dan pengeluaran dalam negeri tersebut.
GROSS NATIONAL PRODUCT ( GNP )
Merupakan GDP + (ditambah) dengan pendapatan negara tersebut dari hasil investasi di luar negeri. Tingkat pertumbuhan ekonomi ditetapkan berdasarkan GNP. Suatu negara dikatakan berada dalam keadaan resesi bila dalam 2 (dua) triwulan berturut-turut mengalami GNP yang minus ataupun tingkat pertumbuhan ekonomi yang minus.
GNP DEFLATOR
Tingkat yang ditetapkan untuk keperluan perhitungan real GNP biasanya dalam bentuk presentase (%) untuk mengurangi efek inflasi atas GNP. GNP disebutkan sebagai Nominal GNP yang termasuk efek inflasi pada harga barang-barang. Penerimaan dan total pembayaran mengurangkan GNP Deflator pada GNP
Nominal akan menghasilkan Real GNP, sehingga perkembangan yang sebenarnya setiap triwulan dapat dihitung maupun perbandingan tahunan.
INDUSTRIAL PRODUCTION
Merupakan ketetapan standar dari hasil fisik yang actual dari industri/pabrik di suatu negara dan (dikurangi) dengan pengguna Gas dan Listrik. Hasil tersebut dinyatakan dalam bentuk presentase. Dari produksi berdasarkan periode tahunan. Hal tersebut dapat membantu menentukan tingkat harga secara umun (INFLASI) dari sisi SUPLAY.
Dampaknya: INDUSTRIAL PRODUCTION MENINGKAT, US$ MENGUAT
INVISIBLE TRADE
Merupakan selisih antara Eksport dan Import dalam perdagangan jasa selain merchandise (barang-barang) termasuk disini Traveling, Banking, Insurance, Transportasi , dll.
MONEY SUPPLY
Merupakan jumlah uang yang beredar dalam jangka waktu tertentu dan sesuai dengan lingkupnya dibedakan atas :
M – 1 Permintaan atas deposit (Cheking Account) serta mata uang yang beredar pada bank-bank komersial.
M – 2 M1 + (ditambah) dengan surat sertifikat deposit dengan jangka waktu yang kurang dari 1 tahun.
M – 3 M2 + (ditambah) dengan surat berharga serta sertifikat deposit dengan jangka waktu kurang dari 4 tahun. Jika Federal Reserve memutuskan untuk meningkatkan uang beredar artinya akan menurunkan suku bunga, dan sebaliknya.
NATIONAL ASSOCIATION PURCHASING MANAGER ( NAPM )
Merupakan index untuk menentukan tren perekonomian berdasarkan tingkat pembelanjaan yang dilakukan oleh kalangan Manager. Index dibawah 50% biasanya adalah refleksi dari tren ekonomi yang kurang berkembang. Sementara diatas 50% adalah indikasi adanya ekspansi dalam aktivasi perekonomian.
Dampaknya: N A P M MENINGKAT US$ MENGUAT
NONFARM PAYROLLS
Merupakan data atas kesempatan kerja yang ada dalam periode bulanan,selain bidang pertanian. Data ini dipergunakan sebagai ukuran atas tren perekonomian yang sedang berlangsung. NONFARM PAYROLLS yang meningkat adalah sejalan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Dampaknya: NONFARM PAYROLLS MENINGKAT US$ MENGUAT
OFFICIAL RESERVE
Cadangan mata uang dan emas yang ada pada Bank Central suatu negara. Merupakan dan yang dipergunakan untuk keperluan pemberian kredit terhadap bank-bank komersial, keperluan kontrol atas uang yang beredar serta keperluan intervensi dalam pasar valuta asing. Trend yang ada dalam Official Reserve adalah merupakan gambaran aktivitas dan kebijaksanaan moneter yang ada, menyangkut uang yang beredar dan juga kegiatan intervensi.
PERSONAL INCOME
Merupakan tingkat pendapatan bersih setelah dipotong pajak rata-rata masyarakat suatu negara. Perubahan yang terjadi dalam Personal Income adalah sebagai kombinasi perubahan yang terjadi dalam tingkat upah / laba yang didapat perusahaan serta kebijaksanaan pajak pemerintah.
Dampaknya: PERSONAL INCOME MENINGKAT US$ MENGUAT
PRODUCER PRICE INDEX ( PPI )
Index yang merupakan ukuran atas perubahan harga yang terjadi pada bahan-bahan baku yang akan diolah oleh produsen. Index yang lebih rendah adalah baik untuk para produsen ( demikian juga dengan ekonomi ) dalam arti produksi yang lebih kecil.
Dampaknya: P P I TURUN, US$ MENGUAT
PRODUCER PRICE INDEX OUTPUT ( PPI OUTPUT )
Index yang merupakan urutan untuk perubahan yang terjadi atas barang-barang setengah jadi atau barang yang sudah jadi pada tingkat produsen sebelum dipasarkan. Index yang lebih rendah adalah merupakan indikasi atas biaya produksi yang rendah dan juga gaji karyawan yang dapat menekan laju inflasi. Dengan index yang semakin tinggi, berarti inflasi yang cenderung meningkat.
RETAIL SALES
Data yang merupakan ukuran dari jumlah total penjualan para pengecer terhadap
konsumen. Merupakan indikasi atas demand yang ada pada suatu jangka waktu tertentu ataupun merupakan indicator perkembangan ekonomi suatu negara yang real.
Dampaknya: RETAIL SALES MENINGKAT, US$ MENGUAT
RETAIL SALES INDEX
Index yang merupakan adanya perubahan harga dari semua barang-barang yang dapat di konsumsi sebelum digunakan. Index yang ada adalah merupakan indikasi untuk tingkat inflasi.
TRADE BALANCE
Disebut juga dengan Merchandise Trade yang merupakan nilai dari Eksport dikurangi dengan Import (Eksport–Import). Jika Eksport > (lebih besar) dari Import berarti SURPLUS, sementara jika sebaliknya berarti DEFISIT. Surplus dalam neraca perdagangan adalah indikasi yang baik bagi perekonomian suatu negara.Perubahan yang ada biasanya akan dilaporkan setiap bulan, sementara adanya peningkatan atau sebaliknya adalah perbandingan dengan bulan lalu pada tahun yang sama ataupun pada bulan yang sama dengan tahun sebelumnya.
Dampaknya : TRADE BALANACE DEFISIT, US$ MELEMAH
UNEMPLOYMENT RATE
Merupakan jumlah tingkat pengangguran yang dilaporkan setiap bulannya, tidak termasuk bidang pertanian. Tingkat pengangguran yang tinggi adalah merupakan refleksi dari rendahnya pertumbuhan ekonomi. Sementara tingkat pengangguran yang rendah adalah merupakan refleksi dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi .
Dampaknya: UNEMPLOYMENT MENURUN, US$ MENGUAT
WHOLE SALES PRICE INDEX
Kombinasi dari index komoditas industri serta pertanian dengan kata lain adalah merupakan index untuk menetapkan perubahan yang terjadi pada harga semua komoditi.
-------- o O o -------
|